Wednesday, 26 June 2019

Motivasi dalam kerja pelayanan

Belajar dari Imamat 10.

Menjaga api, yang merupakan semangat yang diperhatikan dengan baik, yang tidak boleh padam.

Apa hubungannya dengan motivasi. Melayani Tuhan dengan motif ingin mencari keuntungan diri sendiri atau sekedar memperoleh penghargaan di mata manusia. 

Merenungkan tujuan kita yang sesungguhnya, sehingga tak akan mundur saat kita menghadapi kekecewaan. Memiliki motivasi yang benar. Niat untuk melayani kita kembalikan sepenuhnya kepada Tuhan. Menyembah mengandung pengertian bekerja. Minta kepada Tuhan untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan, tidak perlu memiliki perjanjian kerja pelayanan dengan Tuhan, karena berkatNya telah disediakan kepada kita jauh sebelum kita memutuskan untuk melayani Dia.

Motivasi kita yang sebenarnya adalah menyembah Tuhan. Dalam diri kita, terkadang ada motivasi untuk menampilkan diri kita. Namun teguran Tuhan menyadarkan kita bahwa hal yang sedikit demi sedikit kita lakukan adalah hanya untuk hormat dan kemuliaan akan Nama Tuhan.

Api asing disini berarti ada sesuatu hal yang kita inginkan untuk kemuliaan diri sendiri, saat keinginan itu datang, segera menyadari bahwa kemuliaan untuk Tuhan. 

Minta kepekaan dari Tuhan, sehingga tidak dengan mudah kita mengiyakan apa pun yang melintas di pikiran kita. Tidak membiarkan diri terjebak dengan intimidasi iblis. Ketika kuat dalam doa, pujian dan penyembahan maka kekuatan Tuhan dapat menghalau semua trik si jahat, dapat mengetahui kepekaan untuk membedakan roh. 

Berbicara mengenai motivasi. Mengalami kesalah-pahaman akan kesempatan saat ada kesempatan untuk membenah diri, dipahami bahwa hanya datang dari Tuhan. Seiring waktu berjalan, Tuhan mengijinkan berbagai hal terjadi. 

Tuhan tidak pernah keluar dari jalur perjanjian Allah dengan manusia. Memiliki karakter Kristus dalam hidup kita, menjauhkan kita dengan sikap untuk mau mengambil untung dalam pelayanan kita kepada Dia. Dengan menjadikan Tuhan sebagai tujuan dari pelayanan kita, gambaran akan salib memiliki lambang akan pemikulan beban yang senantiasa dijalani dengan penuh sukacita.






No comments:

Post a Comment