Alasan kita melayani Kristus adalah karena hidup kita. Setelah kita kembali kepada Tuhan, terkadang masih ada fakta bahwa kita tidak bisa lepas begitu saja dengan keterbatasan atau persoalan yang bisa saja muncul. Namun fokus pada Kristus, sehingga kita mengetahui bahwa kita memiliki senjata atas berbagai kelemahan kita. Tujuan kita adalah Kristus. Keselamatan itu juga merupakan sesuatu yang harus kita kerjakan. Kita sebaiknya tidak perlu menjalani kehidupan dengan beban, karena ketakutan dan kekuatiran hanya membawa kita pada kehidupan yang tidak menyenangkan. Seberapa besar dan banyak kebutuhan kita akan Kristus. Hidup dan mati kita adalah sebuah keuntungan, sehingga kita tidak akan pernah melepaskan Kristus. Seperti Doa adalah nafas hidup. Sesuatu yang menghidupi, kita butuh Yesus. Keberanian bukan tanpa alasan. Ada sesuatu dibelakang alasan, tidak ada keberanian kosong. Apakah berlindung di balik kekayaan, karena massa pengikut, karena ada sesuatu. Bukan berani tanpa perhitungan, perlu sebuah backingan, taktik. Uang, koneksi, kuasa. Menjadikan efektifnya langkah yang akan diambil. Mengapa kita berani. Siapa yang ada dibalik saya. Siapa yang mensponsori saya, dan sebagainya. Ketika kita mau mengubah dunia, selalu ada efek yang timbul. Doa adalah lifestyle, memunculkan power, kuasa. Ketergantungan secara penuh kepada Kristus. Kita adalah utusan Kristus. Ketergantungan kita pada Tuhan dengan tidak henti-hentinya berdoa kepada Tuhan. Tuhan tahu kita terbatas dalam apa yang kita doakan. Kita membutuhkan Roh Kudus yang membantu kita dalan berdoa. Bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Kita perlu menyetel saluran hidup kita langsung pada Tuhan. Hidup kita sebagai penyembahan kepada Tuhan. Kita perlu mempelajari dan meneladani setiap proses yang dialami oleh setiap orang yang berkemenangan di dalam Kristus. Ala bisa karena biasa. Selalu siap sedia setiap waktu. Di dalam perjanjian baru, kita adalah imam-imamnya Tuhan. Menyadari akan bekingan, amunisi, peluru dan pasukan pengawal sebagai kesiagaan seorang tentara yang akan siap bertempur di medan laga. Benar bahwa Tuhan sendiri yang akan membeckengi kita. Apapun yang kita perlukan untuk melangkah dalam penjangkauan jiwa bagi Kristus. Dalam segala tantangan, karakter kita dibangun, kita terbiasa, karena Tuhan selalu menyertai kita. Jangan takut salah ketika kita mulai bersaksi. Ada kuasa dalam Firman Tuhan, mulailah untuk bersaksi. Jam terbang kita yang menentukan seberapa besar persiapan kita dalam memenangkan dunia bagi Kristus. Supaya kita tidak terintimidasi, kita memahami keberanian Yesus dalam mengenal siapa diriNya dalam menjawab berbagai pertanyaan dari orang Farisi. Karena jika ada banyak orang yang meninggalkan Yesus, itu tidak akan merubah diri Yesus.
Lantas, apa yang kita perlukan dalam melayani Yesus. Banyak orang Kristen yang belum merepresantikan karya Kristus bagi dunia. Menunjukan dengan suatu impartasi. Kita harus mengumumkan pada dunia mengenai Yesus. Ada kuasa dibalik publikasi. Iman merupakan dasar pengharapan kita akan kuasa Kristus dalam hidup kita. Kalau tidak ada kutuk, artinya berkat lah yang tersisa dalam hidup kita. Pengorbanan dalam dana dan waktu. Segala mujizat yang terjadi adalah karena kepercayaan, iman. Sewaktu kita berada dalam keterpurukan dalam hal apapun, kita butuh iman, yang memampukan kita untuk percaya bahwa roh Allah ada pada kita. Tidak memperhitungan kehilangan atau kerugian yang timbul. Seorang yang luar biasa perlu dipahami sebagai orang yang memiliki iman. Iman sebagai alat tukar mujizat dalam hidup kita. Kita perlu menemukan jati diri kita di dalam Tuhan. Karena seburuk apapun hal yang kita alami, tidak seburuk dengan pengalaman hidup yanh dijalani oleh orang dunia. Karena kita memiliki pengharapan. Menjangkau siapa saja bagi Kristus. Tidak usah takut akan kekurangan pemahaman kita akan Kristus. Tanpa alasan, harus memiliki keyakinan diri akan membagikan kasih Kristus kepada orang lain. Jika Tuhan katakan sepatah kata saja, just do it ! Ada kuasa, ada otoritas dan tanda-tanda mujizat yang menyertai. Iman membuat kita bergerak. Kita harus berhasil di segala lini kehidupan. Peperangan harus konsisten. Keberanian dapat dilatih. Yang paling ditakuti adalah tembakan satu-satu secara beruntun. Kuasa kesembuhan tidak berubah semenjak dua ribu tahun yang lalu. Yang paling ditakuti adalah orang yang pantang menyerah. Untuk menjangkau dunia, kita membutuhkan orang biasa yang secara konsisten bertahan dalam pelayanan. Saksi adalah menceritakan apa yang sesungguhnya kita alami di dalam hidup kita.
No comments:
Post a Comment