Saturday, 20 July 2019

Sunday Reflection

Ketika ada pengampunan, pemulihan terjadi.

Mencari Tuhan dan berjalan bersamaNya.

Kita memerlukan kepemimpinan, ketika kita belajar dari kisah Yusuf. Ada kemungkinan kita tidak memperoleh perlakuan baik, padahal kita sudah menunjukan kebaikan kepada orang lain.

Jangan menuntun pembalasan, karena itu adalah hak Tuhan. Tidak usah membalas kejahatan dengan kejahatan. Karena Tuhan tidak pernah melakukan kejahatan.

Kemampuan untuk mengampuni itu berasal dari Tuhan.
Mental kepemimpinan yaitu kemampuan mengayomi.

Apapun langkah kita, minta dengan sungguh-sungguh penyertaan Tuhan.

Yusuf tahu akan penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Ia memiliki karakter yang baik.

Andalkanlah Tuhan, sebab Ia yang memelihara hidup kita.

Kita dapat mengalami terobosan ketika kita ditarik secara vertikal oleh Tuhan, karena Ia ingin menunjukan kepada kita hal-hal yang dahsyat dan luar biasa.

Jangan berhenti sampai memaafkan.
Teruskan dengan memberi makan dan memberi hidup.

Buat VIP list.
Pengampunan bersama Tuhan itu dahsyat.
Pengampunan itu hanya berasal dari Tuhan.

Stewardship=penatalayanan.
Menjadi orang yang memberi lebih, karena Tuhan akan memberikan kepada kita lebih.




No comments:

Post a Comment