1. KRITIK adalah prasangka yang dibuat masuk akal atau tidak cacat. Supaya KRITIK itu masuk akan atau tidak cacat maka syaratnya: a. Kritik harus dilandasi hukum dan fakta, b. Kritik harus disertai solusi yang tepat. 2. KRITIK yang masuk akal atau tidak cacat adalah kritik yang membangun, bukan membangun kritik dengan landasan kebencian. Apa sikap yang tepat bagi PENGKRITIK dan YANG DIKRITIK?
1. Bagi PENGKRITIK: a. Lihatlah lebih dulu kekurangan diri dan memperbaikinya sebelum mengkritik orang lain, b. Pastikan kritikan itu demi perubahan dan kemajuan, bukan karena membenci apalagi ingin menjatuhkan, c. Pastikan kritik itu sesuai dengan hukum dan fakta agar kritik tersebut tidak dianggap cacat. 2. Bagi YANG DIKRITIK: a. Anggaplah kritikan itu adalah pengawal jiwa yang bekerja tanpa bayaran, b. Janganlah menilai kritik sebagai kebencian tapi jadikan kritik sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, c. Janganlah patah semangat karena kritik tapi jadikan kritik sebagai dasar untuk belajar dan senjata untuk menghadapi masalah. Bagaimana cara menghindari KRITIK? a. Jangan lakukan apapun, b. Jangan bicara apapun dan c. Jangan menjadi apapun.
SELAMAT HARI REFORMASI
No comments:
Post a Comment