Ketika kita dengan Tuhan, pengurapan Allah terasa dahsyat dalam kehidupan kita. Selalu saja ada masalah dalam hidup kita, agar kita dapat naik level.
Berbuah untuk menjadi berkat, belajar dari Kitab Yeremia 18:1-6.
Apa yang membuat proses Tuhan menjadi lambat, untuk menjadikan kita buah dan berbuah bagi orang lain.
1.Keras Kepala dan keras hati . hal ini membuat bangsa Israel tidak dapat menikmati rencana Tuhan, yaitu tanah Kanaan yang penuh susu dan madu. Sebab itu marilah kita miliki kerendahan hati dan hati yang lemah lembut, agar kita bisa memiliki bumi. Lemah lembut bukan bicara masalah gerakan tubuh, tapi bicara masalah sikap hati yang peka, sikap hati yang terbuka, mau dituntun oleh Tuhan, dan gampang mengalir dengan Tuhan.
2. Bersungut-sungut. Satu hal yang bisa menghambat proses Tuhan atas hidup kita. Lawan dari kata bersungut-sungut adalah bersyukur. Ketika kita bersyukur dan tidak bersungut-sungut, berarti kita sedang setuju dengan proses Tuhan atas hidup kita, sehingga kita akan melihat berkat kemurahan Tuhan. Tanah liat juga demikian, tanah liat harus dicampur air yang pas kemudian diaduk-aduk untuk siap dibentuk.
3.Tidak sabar dan menuntut Tuhan menyesuaikan waktu kita. Tuhan tidak pernah terlambat dan juga tidak pernah terlalu cepat dalam menolong kita. Kadang keegoisan dan ketidaksabaran kitalah yang membuat rencana Tuhan terhambat bagi kita. Proses pembentukan suatu benda yang dibentuk juga seperti itu. Ketika dibentuk dan tidak sesuai apa yang menjadi keinginannya pasti akan dihancurkan kembali, dan akan dimulai dari awak lagi dan dibentuk sesuai keinginannya. Kalau sudah terbentuk sesuai keinginannya harus masuk proses pembakaran, gunanya agar lebih kuat lagi. Manusia juga seperti itu, ketika kita masuk dalam proses yang lebih tinggi.
No comments:
Post a Comment