Financial Revolution. Ulangan 8:18, Tuhan memberikan kekuatan kepada kita untuk memperoleh kekayaan, pertama melalui bekerja. Kekuatan yang kedua adalah mengelola. Tidak memberikan kepada kita dengan cara mistik, seperti dukun atau paranormal, pesugihan. Allah tidak memberikan kekayaan dengan instan. Tuhan ingin membangun suatu wadah atau kekuatan yang memungkinkan kita dapat menampung berkat Tuhan. Membangun wadah yang besar dengan struktur yang baik. Mukjizat bukan sulap, merupakan akibat hidup dalam kebenaran dan bertanggung jawab. Cara Yesus melakukan mujizat. Ia mencari seseorang yang punya modal lima roti dan dua ikan, Tuhan mau bekerja sama dengan kita. Yesus harus mengadakan penyediaan makanan bagi banyak orang, Ia memerlukan para leader untuk dapat mengatur kelompok-kelompok kecil yang ada, sehingga dapat lebih banyak mengelola berkat yang lebih besar. Kita harus punya kemampuan mengelola yang baik untuk dapat mengalami multiplikasi dari Tuhan. Kadang Tuhan menitipkan kita dua kali lebih banyak untuk disimpan dan dikelola untuk hari berikutnya, itulah sebabnya jangan dihabiskan. Perintah Tuhan disini dengan maksud untuk menguji kita. Tuhan mau kita menyimpan berkat tambahan untuk digunakan di kemudian hari. Tuhan ingin melihat kesetiaan kita dalam beberapa hal, pertama dalam setia mengelola keuangan. Perkara kecil, semisal kekayaan, adalah alat sederhana untuk menguji ketaatan kita. Banyak kali jatuh, gagal sehingga tidak menerima janji berkat Tuhan. Saingan Tuhan adalah mamon yang tidak jujur, yang seringkali diposisikan lebih tinggi dari Tuhan. Selain itu, setia dengan harta orang lain. Yaitu hutang, harta yang dipinjam dari orang lain. Setia juga terhadap harta yang dipakai tapi bukan milik kita (rumah kontrak, mobil dinas, dan lain-lain). Harta milik Allah (persepuluhan), merupakan tanda ketaatan dan kesetiaan kita kepada Tuhan. Harta yang dititipkan Tuhan kepada kita untuk diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Tiga cara mengelola dengan baik, tahu prioritas, buat budget dan lakukan prioritas. Ingat bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jangan berhutang. Bayar setiap tagihan, tepat janji: integritas, nama baik, relasi.
No comments:
Post a Comment