Tuesday, 19 March 2019

Berbisnis sampai kapan

Tidak banyak orang menginginkan kemunduran dalam hidup. Namun jika kita hanya mengikuti pola yg sudah dikaidahi orang lain, apakah kita mampu membangun kenyataan bahwa masa depan kita ditentukan oleh apa yg kita inginkan. Ada yg membatasi diri dengan kemampuan abadi yg dimiliki dengan menukarkannya dengan ketakutan akan hari esok yg didoktrinasi orang lain. Dalam hidup, pilihan selalu ada. Mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi bukan berarti menempatkan ide orang lain akan kehidupan kita diatas ide kita mengenai masa depan kita sendiri. Sebagian orang membohongi diri, dengan tetap mengakar pada sesuatu yg bukan berasal dari dirinya. Dan hal ini akan sama seperti zat asing yg hanya akan membawa tekanan bahkan mungkin akan menghancurkan eksistensi kita dan menjadi bagian dari suatu koloni asing. Sejatinya kita menaruh prioritas pada alamiahnya pikiran kita. Apa itu. Suatu batasan tanpa batas yg merupakan sumber dari segala kebaikan pribadi. Jiwa yg memberi makna pada kehidupan nyata. Suatu bentuk yg sudah ditentukan semenjak semula, menjadi dasar bagi pengembangan diri secara mandiri melalui keluhuran nurani. Banyak gagasan dan aspek yg sulit untuk dihindari, begitu rumitnya jaringan bawah sadar yg membentuk pola kearifan diri yg dibangun secara sadar. Mengenai hal ini, sebagian membangun asumsi sebagai follower dan sisanya yg sebagian kecil adalah trend-setter.

No comments:

Post a Comment