Tapi benar juga setelah sadar mulai seratus persen. Kalo punya tanah kan bisa bangun rumah diatasnya, beda kalo punya rumah, mau diapakan tanahnya? Paling dipakai buat kebutuhan bercocok tanam yang luasnya hanya bisa jadi tidak seluas ukuran rumah.
Inilah yang membuat cemas, mana ada tanah yg bisa diperoleh dengan biaya yg cukup terjangkau di tengah kota, tapi belum lagi daerah agak keluar sedikit dari kota pun belum ada yg terlirik dengan modal yg ada saat ini.
Tidak ingin membiarkan resolusi berujung tanpa hasil, bagi aku resolusi itu revolusi dengan solusi, jd perlu upaya besar besaran dalam mengubah produk pikiran supaya bisa mendatangkan manfaat yg bisa melibatkan kemandirian investasi dalam era milenial.
Langkah awal adalah memastikan ketersediaan tanah, so pasti dengan biaya yg mencukupi. Setelah diamati memang perlu sedikit bersabar, dan keyakinan untuk berdiri dalam fokus yg sdh dibikin alurnya.
No comments:
Post a Comment