Friday, 1 March 2019

Perlukah menutup mata saat berdoa

Tidak ingin terjebak dalam jawaban yang membingungkan, pas ada yg nanya, boleh dong buka mata saat berdoa, ya boleh saja, tapi apa wajib tutup mata saat berdoa, kalo diliat dari sisi yg mudah begini, kita berada dalam alam fisik atau jasmaniah dan alam roh yg tdk keliatan, saat mata jasmani kita masih bisa memandang, tentulah kita secara sadar berada dalam dunia nyata, nah bagaimana dengan sisi dunia yg tidak keliatan, kita bisa mengeksplor jauh ke dalamnya saat kita seolah olah mengalihkan sejenak dari hal yg tdk kita lihat secara langsung melalui indera penglihatan kita, saat menutup mata, dilanjutkan dengan konsentrasi, disini kita berusaha dan menaruh fokus pada sesuatu yg kita yakini ada, namun tdk dapat dg mudah terjamah secara fisik. Inilah sisi spiritual, bagian yg terdalam yg dpt menjangkau sampai ke unsur-unsur yg tdk mudah dijelaskan. Sebagaimana keyakinan muncul dan tetap terpelihara secara terus menerus.
Saat kita beralih dari dunia fisik, kita memberikan kesempatan kepada pribadi kita untuk menjelajah ke pikiran atau sesuatu yg bekerja di luar kendali kita.
Bagi saya pribadi, dengan memejamkan mata, membuat saya lebih mudah untuk membuat visualisasi lebih baik.
Lalu apa kaitannya dg berdoa.
Pada saat berdoa, komunikasi tercipta dengan lebih baik, unsur menerima dan diterima lebih mengena. Berbagai hal bisa disampaikan seraya diikuti dengan sejumlah gagasan baru yg muncul baik disadari maupun tidak disadari.
Pola yg dipakai untuk menghadirkan impian yg seakan lebih dekat disaat fokus tercipta dan tujuan dari doa bisa saja permohonan atau ungkapan syukur menjadi lebih dari sekedar pengulangan dari ritual yg biasa diikuti.

No comments:

Post a Comment